Gempa pada 6,6 skala Richter yang melanda pulau Sumatera pada hari Minggu ini tidak berpotensi tsunami, kata seismolog saat warga panik meninggalkan rumah mereka
Gempa 6,6 Skala Richter melanda Bengkulu dan sekitar Barat pulau Sumatera, pada pukul 10:08 WIB, 13 Agustus 2017.
Bengkulu, PILKITA - Sebuah gempa melanda bagian barat Bengkulu pada pukul 10:08 WIB, dengan kedalaman 10 kilometer, 71 kilometer arah barat daya Bengkulu Utara.

Gempa pada 6,6 Skala Richter (SR) yang melanda pulau Sumatera pada hari Minggu ini tidak berpotensi tsunami, kata seismolog saat warga panik meninggalkan rumah mereka.

Getaran gempa juga terasa sampai negara tetangga Singapore. Beberapa akun twitter warga Singapore mengatakan getaran terasa pada pukul 11:08 waktu sempat.

BMKG mencatat pusat gempa berlokasi di 3.75 Lintang Selatan, 101.56 Bujur Timur.

"Gempa cukup kuat dan dangkal, terasa getarannya sampai ke Padang, Sumatera Barat, tapi tidak ada ancaman tsunami," kata Mochammad Riyadi, seorang pejabat badan meteorologi dan geofisika di Indonesia.

Warga Bengkulu, Hasanah mengatakan, gempa tersebut terasa sangat kuat selama beberapa detik, memaksa dia dan keluarganya untuk melarikan diri dari rumahnya.

"Saya membawa cucuku yang berumur tujuh bulan dan saya harus lari, semua tetangga juga berlari keluar rumah," ungkap Hasanah.

Indonesia berada di Pasifik "Ring of Fire" dimana lempeng tektonik bertabrakan, menyebabkan aktivitas seismik dan gunung berapi yang sering terjadi.

Gempa dengan kekuatan 7,3 SR pernah mengguncang Bengkulu pada 2000 dan gempa 7,9 SR kembali mengguncang pada 2007.

Tumbukan dua lempeng aktif Indoaustralia dan Eurasi menjadi pemicu gempa berpusat di laut kerap melanda wilayah ini dan pesisir pantai barat Sumatera lainnya.

Post A Comment: