Menteri Dalam Negeri Indonesia Tjahjo Kumolo mengatakan, dana pemerintah untuk pembiayaan partai politik yang telah dinaikkan menjadi Rp1.000 per suara sah
Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tjahjo Kumolo memberikan keterangan pers.

Jakarta, Pilkita.com - Menteri Dalam Negeri Indonesia Tjahjo Kumolo mengatakan, dana pemerintah untuk pembiayaan partai politik yang telah dinaikkan menjadi Rp1.000 per suara sah, akan dievaluasi pada setiap tahun, untuk mempelajari efektivitas dari kebijakan tersebut.

"Setiap tahun akan dievaluasi, apakah akan dinaikkan atau diturunkan, Kita harus ingat ini hanya sebuah dukungan, tidak mengikat, ini adalah partisipasi pemerintah," kata Tjahjo di Jakarta, Senin (28/8).

Pemerintah telah menaikan dana pembiayaan untuk partai politik dari Rp108 menjadi Rp1.000 per suara yang sah.

Mendagri menekankan, dana tersebut merupakan bentuk saling menguntungkan antara pemerintah dan partai politik.

Pendanaan tersebut bertujuan untuk memperkuat konsolidasi internal pihak-pihak. "Ini membutuhkan dana yang sangat besar, dan dengan Rp1.000 per suara mereka (partai) akan mendapatkan kurang dari Rp13 miliar."

Pada tahun 2009, dana pemerintah telah mencapai Rp1.000 per suara namun kemudian turun menjadi Rp108 per suara.

Sebelumnya, Pada 3 Juli lalu, Tjahjo mengatakan akan ada revisi Peraturan Pemerintah (PP) untuk rencana kenaikan dana bantuan parpol. Adapaun revisi PP Nomor 5 Tahun 2009 tentang bantuan keuangan kepada parpol itu akan fokus kepada nominal bantuan. Untuk diketahui, dana bantuan untuk parpol saat ini berlaku sebesar Rp 108 .

Tjahjo melanjutkan, kenaikan sumbangan dana parpol juga berlaku bagi parpol yang tidak memiliki kursi di DPR tetapi punya kursi di tingkat DPRD I dan DPRD II. Berdasarkan aturan, kata dia, sumbangan dana parpol untuk satu suara sah di tingkat DPR sebesar Rp 1.000. Sementara itu, satu suara sah di tingkat DPRD I dan DPRD II masing-masing mendapat sumbangan sebesar Rp 1.200 dan Rp 1.500.

Tjahjo menambahkan, "Di bawah Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan, pertumbuhan ekonomi telah membaik, stabil, dan kita dapat mengembalikan dana dari Rp108 menjadi Rp1.000. Kami telah membahasnya dengan komite anggaran DPR."

Sebelumnya pada hari Minggu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa kementerian tersebut telah menetapkan dana untuk partai politik sebesar Rp1.000 per suara yang sah, meningkat dari dana sebelumnya sebesar Rp108 per suara.

"Menteri Keuangan dalam suratnya kepada Menteri Dalam Negeri telah menetapkan dana untuk partai politik yang akan dievaluasi setiap tahun sebesar Rp1.000 per suara sah," Sri Mulyani mengatakan pada hari Minggu.

Dia mengatakan, dana tersebut akan dialokasikan dari APBN dan meski mengalami kenaikan tajam, jumlahnya masih lebih rendah dari dana ideal sebesar Rp1.071 per suara menurut sebuah studi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Lebih lanjut Sri menguraikan bahwa dana untuk partai politik harus diikuti dengan revisi peraturan pemerintah no. 5/2009 tentang dukungan keuangan kepada partai politik dan undang-undang tentang partai politik.

Sebelumnya, Penetapan kenaikan dana parpol tersebut tertuang dalam Surat Menteri Keuangan Nomor 277/MK.02/2017 pada 29 Maret 2017. Kenaikan dana parpol juga diikuti dengan revisi PP Nomor 5 Tahun 2009 tentang Bantuan Keuangan kepada Parpol.

Pada revisi tersebut juga harus mencakup beberapa indikator, termasuk perbaikan perekrutan, etika politisi, dan implementasi pendidikan politik untuk publik.

Post A Comment: