Gus Dur lahir di Jombang, Jawa Timur, pada tahun 1940 dan meninggal di Jakarta pada tahun 2009. Sebelum menjadi presiden keempat Indonesia pada tahun 1999
K. H. Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur, Presiden Republik Indonesia ke-4.

Jakarta, PILKITA - Kementerian Sosial RI sudah membuat rekomendasi untuk mendiang mantan Presiden Abdurrahman Wahid, yang dikenal sebagai Gus Dur, untuk diberi gelar sebagai Pahlawan Nasional.

Jika disetujui oleh Presiden Joko "Jokowi" Widodo, penetapan resminya gelar tersebut akan diumumkan pada bulan November 2017.

Menteri Khofifah Indar Pawaransa mengatakan bahwa kementeriannya telah menyerahkan sembilan nama kepada Presiden Jokowi pada hari Rabu (18/10).

Nama-nama tersebut dipilih oleh tim yang terdiri dari perwakilan polisi, militer (TNI), perpustakaan nasional, sekretariat negara bagian dan sejarawan terkemuka.

"Gelar Pahlawan Nasional diberikan bukanlah hanya untuk keberanian dalam perang, tapi juga untuk keunggulan di bidang lain," ungkap Khofifah dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Sosial RI pada hari Rabu (18/10).

Gus Dur lahir di Jombang, Jawa Timur, pada tahun 1940 dan meninggal di Jakarta pada tahun 2009. Sebelum menjadi presiden keempat Indonesia pada tahun 1999, dia telah lama menjadi seorang cendekiawan Muslim terkemuka dan ketua organisasi Islam terbesar di negara ini, Nahdlatul Ulama (NU). Dia mendedikasikan hidupnya untuk mempromosikan pluralisme di Indonesia.

Khofifah menerangkan, "Keputusan untuk mendeklarasikan Gus Dur sebagai Pahlawan Nasional sekarang berada di tangan presiden. Pengumuman tersebut akan dibuat pada Hari Pahlawan Nasional pada 10 November."

Khofifah menerangkan, Gelar pahlawan Nasional telah diberikan kepada 169 orang Indonesia dalam sejarah Republik Indonesia.

Post A Comment: