Calon pasangan cagub-cawagub DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat menerima pengaduan dari warga di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/11/2016)
Jakarta - Dengan para pendukungnya di Rumah Lembang, calon gubernur petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali membahas hasil survei beberapa lembaga yang menurun.

Basuki mengatakan, hal ini terjadi karena masih banyak warga Jakarta yang percaya bahwa dia menistakan agama Islam.

"Enam puluh dua persen orang Jakarta percaya saya telah menistakan agama. Karena mereka tidak menonton konten video secara menyeluruh," ujar Basuki atau Ahok di Rumah Lembang, Menteng, Rabu (30/11/2016).

Ahok mengatakan, kebanyakan dari mereka hanya menonton video yang disebar oleh Buni Yani. Lalu, mereka membaca hanya caption video yang sudah dipotong.

Ahok mengatakan, tidak banyak juga warga miskin Jakarta yang memiliki kuota internet untuk menonton utuh video itu di YouTube.

"Bahkan ada 56 persen penduduk Jakarta yang enggak pakai smartphone. Lima puluh enam persen ini, walau kita sebarkan program apa saja, mereka tidak tahu," terang Ahok.

Ahok mengatakan, ini adalah tugas para pendukungnya untuk meluruskan kekeliruan itu. Ahok meminta pendukungnya menjelaskan kepada warga lain yang masih percaya Ahok menistakan agama.

Ahok meminta pendukungnya menunjukkan video utuh lengkap dengan gambaran suasana di sana. Dengan begitu, warga akan tahu bahwa dia tidak berniat menistakan agama.

"Padahal yang saya maksud kan politisi busuk. Politisi yang gunakan ayat agama untuk kepentingan mereka. Ini terjadi di kita, orang tidak mau pilih walau kepuasan terhadap kinerja saya tinggi," tegas Ahok.

Post A Comment: