Pink Beach atau Pantai Pink di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur

"Pink Beach" atau "Pantai Pink" merupakan pantai eksotis yang berada ada di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur. Diberi nama "Pantai Pink" karena butiran pasir pantainya berwarna merah muda (pink). Masyarakat setempat lebih sering menyebutnya sebagai "Pantai Merah", dan sementara para wisatawan asing lebih suka menyebutnya "Pink Beach". Pasirnya yang berwarna pink dan juga sangat lembut ini akan tampak lebih jelas disaat pasirnya tersapu ombak.

Pink Beach atau pantai merah muda terletak dalam Kawasan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur. Pink Beach atau Pantai Merah adalah satu dari 7 saja pantai berpasir merah muda yang ada di dunia. Adapun pantai merah muda hanya terdapat di adalah Pink Beach di Harbor Island, Bahamas; Bermuda; Santa Cruz Island, Filipina;  Sardinia, Itali; Bonaire, Dutch Caribbean Island; dan di Balos Lagoon, Crete, Yunani. Betapa kaya dan cantik alam Indonesia; satu di antara tujuh pantai berpasir merah muda dapat ditemukan di negeri ini.

Sampai saat ini belum diketahui dengan pasti dari mana warna pasir merah muda yang cantik ini berasal. Namun, beberapa berpendapat mengatakan bahwa warna pink berasal dari pecahan karang berwarna merah yang sudah mati, dan memang banyak ditemukan di pantai ini. Pendapat lain menyebutkan warna pink pada pasir Pantai Pink adalah karena adanya hewan mikroskopik bernama foraminifera yang memproduksi warna merah atau pink terang pada terumbu karang.

Tidak hanya kondisi pantainya yang cantik menawan, tetapi kehidupan bawah laut di Pantai yang satu ini juga menyimpan keindahan dan kekayaan yang menarik untuk diselami. Di Pantai Pink sendiri terdapat banyak sekali biota laut yang meliputi lebih 1600 spesies ikan, 300 lebih spesies terumbu karang, dan kurang lebih 100 spesies sponge.

Masyarakat sekitar lebih suka menyebut Pink Beach sebagai Pantai Merah


Arus di pantai ini terkenal cukup kuat. Hal itu dikarenakan adanya pertemuan air laut tropis dari utara dan air laut dari selatan. Oleh karenanya, snorkeling atau diving adalah aktivitas yang tidak boleh dilewatkan begitu saja oleh para wisatawan saat mengunjungi pantai cantik yang tenang ini.

Jika kita ingin berkunjung ke Pantai Pink ini, yang pertama para wisatawan harus tuju adalah Labuan Bajo. Dan untuk menuju ke Labuan Bajo sendiri, para wisatawan bisa menempuhnya melalui tiga jalur yaitu jalur laut, darat, ataupun jalur udara.

Dengan melalui Jalur udara inilah cara yang paling cepat untuk menuju ke Labuan Bajo, karena hanya membutuhkan waktu kurang lebih 35 menit saja dari Bandara Ngurah Rai, Bali. sedangkan, lewat jalur laut para wisatawan dapat naik kapal dari Tanjung Benoa, Bali menuju ke Labuan Bajo dengan jarak tempuh kurang lebih sekitar satu hari perjalanan. Dan melalui Jalur darat para wisatawan dapat naik bis dari Denpasar, Bali menuju ke Labuan Bajo dan untuk menyeberangnya para wisatawan dapat naik kapal ferry.

Setelah sampai di Labuan Bajo, para wisatawan masih harus melanjutkan perjalanan dengan menggunakan kapal ferry untuk menyeberang ke Loh Liang di Pulau Komodo. Kemudian dari Loh Liang ke Pantai Pink sendiri, para wisatawan dapat naik perahu dengan jarak tempuh sekitar 35 menit. Atau buat para wisatawan yang mempunyai jiwa adventure tinggi, bisa menempuhnya dengan berjalan kaki selama kurang lebih sekitar 4-5 jam perjalanan.

Di Pantai Pink ini, para wisatawan dapat melakukan berbagai kegiatan wisata diantaranya yaitu menikmati pemandangan alam di sekitar, berenang, berjemur, bersantai di pinggir pantai, diving, snorkeling, dan juga menikmati indahnya pemandangan saat sunset.

Diving dan snorkeling merupakan dua aktifitas yang wajib dilakukan oleh para wisatawan saat berkunjung ke pantai yang sangat cantik ini. Pemandangan bawah lautnya yang sangat cantik ini merupakan suatu pemandangan yang tak boleh dilewatkan begitu saja. Bahkan hanya snorkeling di dekat bibir pantai saja sudah dapat memanjakan indera penglihatan wisatwan, apalagi jika  para wisatawan menyelam lebih ke dalam lagi.

Saat wisatawan melakukan kegiatan wisata di pantai ini agar selalu berhati-hati, karena pantai yang tak berpenghuni ini merupakan habitat asli komodo. Waspadalah saat melihat hewan yang satu ini disekitar pantai, karena komodo merupakan binatang liar yang sewaktu-waktu dapat membahayakan keselamatan. Oleh karena itu, lebih baik kita menyewa jasa para pemandu yang sudah berpengalaman saat mengunjungi pantai ini.

Di Pantai Pink ini fasilitasnya masih sangat minim sekali dan bahkan bisa dibilang tidak ada. Disarankan untuk para wisatawan membawa bekal makanan dan minuman yang cukup karena tidak terdapat warung di pantai ini. Selain itu bawa juga berbagai macam kebutuhan yang diperlukan oleh wisatawan saat berkunjung kesana. Diantaranya yaitu sunblock, topi, kacamata hitam, obat-obatan pribadi, dan juga kamera tentunya.

Jika para wisatawan ingin menginap di Pantai Pink ini, maka dapat menginap di rumah penduduk namun dengan fasilitas yang terbatas dan seadaya, mengingat pantai ini merupakan pantai yang terletak di tempat terpencil. Dan jika ingin mendapatkan yang fasilitasnya lebih bagus, maka para wistawan dapat memperolehnya di Labuan Bajo.

Post A Comment: