Ahok menetapkan Makam Mbah Priok menjadi cagar budaya di kawasan Provinsi DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersama warga di komplek makam Mbah Priok.

Pilkita.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menetapkan Makam Mbah Priok menjadi cagar budaya di kawasan Provinsi DKI Jakarta.

Ahok, demikian sapaan gubernur DKI ini, telah resmi menetapkan Makam Mbah Priok sebagai cagar budaya sesuai dengan Keputusan Gubernur DKI Nomor 438 Tahun 2017, yang ditandatangani pada 3 Maret 2017.

Ahok menerangkan, tidak ada muatan politik ketika ia menetapkan Makam Mbah Priok di Jakarta Utara itu menjadi kawasan cagar budaya. Penetapan Makam Mbah Priok menjadi cagar budaya itu murni untuk membantu memperbaiki Kompleks Makam Mbah Priok agar semakin nyaman dan baik.

Saat berkeliling di komplek makam, Ahok mengatakan, "Jadi ini nggak ada hubungan dengan politik. Saya datang tidak ada niatan politik."

Ahok juga mengingatkan agar tidak ada pihak-pihak yang memanfaatkan Makam Mbah Priok untuk kepentingan pribadi. Ahok meyakini, orang-orang yang berniat tidak baik pasti langsung ketahuan.

"Jangan punya agenda yang enggak-enggak, atau menguntungkan diri sendiri. Punya niatan yang tidak baik , orang yang menguntungkan diri sendiri pasti langsung kelihatan. Jangan main-main dengan kuasa Ilahi," tegas Ahok.

Dalam satu minggu ada sekitar 10.000 sampai 15.000 peziarah, baik lokal maupun mancanegara, yang berkunjung ke Makam Mbah Priok. Namun lahan seluas 3,4 hektar di sekitar komplek pemakaman itu belum tertata dengan baik.

Ahok sebelumnya mengatakan ada mantan pejabat di DKI yang mengingatkan dia untuk tidak menjadikan Makam Mbah Priok sebagai cagar budaya. Ahok menilai peringatan itu memiliki motif ekonomi.

Ahok juga disambut ratusan warga yang tengah berziarah. Pada pidatonya, Ahok menyebut permasalahan makam Mbah Priok sudah selesai.

“Saya merasa senang ada di sini. Saya tahu ini dulu masalah tanah, pernah Pemprov ada keributan, dan saya di luar sebagai gubernur,” kata Ahok di makam Mbah Priok, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (4/3/2017).

Oleh karena itu, Ahok menegaskan masyarakat tak usah khawatir kawasan ini akan digusur atau disengketakan lagi. Sebab, makam ini sudah menjadi cagar budaya dan memiliki landasan hukum yang jelas.

“Mbah Priok merupakan situs cagar budaya, jadi dilindungi Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2007,” ucap Ahok.


Shubuh, Ahok menyambangi makam Mbah Priok


Berawal dari pertemuan Ahok dengan Eko, seorang yang mengaku sebagai pengurus Makam Mbah Priok. Saat Eko menemuinya di posko pemenangan Rumah Lembang, Ahok sedang cuti kampanye untuk Pilkada DKI.

Pada saat Eko menemui Ahok, Eko mengundangnya untuk datang ke Makam Mbah Priok dan bertemu dengan Habib Sting pada waktu shubuh. Al Habib Abdullah Sting Alaydrus atau akarab dipanggil Habib Sting adalah cucu dari Habib Hasan Bin Muhammad Al Hadad (Mbah Priok).

Awalnya Ahok curiga, karena ia tak mengenal Eko dan juga tak mengenal sosok Habib Sting yang dimaksud. Namun, mereka mengundang Ahok untuk datang ke Makam Mbah Priok saat Shubuh.

"Beliau bilang begini, ada cucu Habib Hasan minta Pak Ahok datang ziarah. Saya bilang, waduh Habib Hasan yang mana. Ternyata Mbah Priok. Saya enggak tahu Habib Hasan atau Habib Sting. Saya bilang, ngomong sama ajudan," terang Ahok saat mendatangi Makam Mbak Priok, Sabtu (4/3/2017).

Namun demikian, tanggal 12 Januari 2017 Ahok coba memberanikan diri untuk datang ke Makam Mbah Priok. Meski merasa sedikit takut, Ahok tetap datang dengan pikiran bahwa Habib Sting berniat baik padanya.

Akhirnya Ahok datang tanpa didampingi oleh pengawalnya. Saat tiba di makam, Ahok disambut dengan ramah oleh Habib Sting. Habib Sting langsung mengajaknya ziarah ke Makam Mbah Priok.

Usai ziarah, Ahok menyempatkan diri untuk mengelilingi Kompleks Makam Mbah Priok. Saat itu, Ahok melihat bahwa lahan Makam Mbak Priok begitu luas.

Pada saat itu Ahok berjanji, setelah cuti kampanye ini, dia akan menjadikan Makam Mbak Priok sebagai cagar budaya. Ahok berniat membangun sejumlah fasilitas di kompleks makam itu menjadi berstandar internasional untuk wisata religi.

"Tanah kok begitu luas, kenapa tidak dibuat parkir atau dibangun sesuatu yang baik. Habib Hasan udah ada model (pembangunannyaa). Saya dalam hati, kalau saya aktif lagi jadi gubernur saya akan jadikan sebagai cagar budaya," tambah Ahok.

Akhirnya Ahok menepati janjinya untuk menetapkan Makam Mbah Priok menjadi Cagar Budaya di kawasan Provinsi DKI Jakarta melalui Keputusan Gubernur DKI Nomor 438 Tahun 2017, yang ditandatangani pada 3 Maret 2017.

Post A Comment: