Amien mengkritik langkah KPK yang melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dengan nilai korupsi hanya puluhan juta rupiah
Amien saat menyampaikan orasi dalam acara "Halalbihalal dan Rakor Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah" di Gedung Walidah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

PILKITA, Sukoharjo - Amien Rais menyampaikan kritikan kepada KPK, dan menganggap KPK hanya berani menangani kasus kecil.

Kritikan ini disampaikan Amien saat menyampaikan orasinya dalam acara "Halalbihalal dan Rakor Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah" di Gedung Walidah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sukoharjo, Minggu (9/7/2017).

Amien mengkritik langkah KPK yang melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dengan nilai korupsi hanya puluhan juta rupiah. Menurutnya, itu dianggap melanggar Undang-undang KPK.

Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga menyebutkan, Lembaga Anti Rasuah (KPK) sangat lemah dalam menangani kasus besar yang sedang terjadi. Misalnya kasus Bank Century, Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), dan Sumber Waras.

Menurutnya, kasus besar tersebut justru sampai sekarang tidak diteruskan dan ditenggelamkan.

"Belum lagi kasus Pelindo, Reklamasi, dan berbagai kasus besar lainnya itu mesti KPK nggak berani," kata Amien

"Dalam Undang-undang KPK, seharusnya yang dikejar itu korupsi diatas Rp 1 miliar. Sekarang, OTT itu hanya mendapat Rp 40 juta, Rp 10 juta, DPR disegel, kemudian jadi pahlawan," terang Mantan Ketua MPR RI periode 1999 - 2004 itu.

Amien menekankan untuk mengusulkan reformasi di tubuh KPK. Lebih khususnya pada pejabat struktural di KPK saat ini semuanya harus diganti.

"Lembaga antikorupsi harus tetap ada, hanya saja pejabat struktural yang ada di KPK semuanya harus diganti. Harus turun mesin," imbuhnya.

Amien juga mengkritik langkah berbagai pihak yang bereaksi atas langkah Pansus Hak Angket KPK.

Amien menambahkan,"Tidak usah saling membawa massa dengan mendatangkan artis-artis untuk membela KPK, kemudian dosen-dosen urusan tata negara dimobilisasi. Karena kalau seperti ini menandakan takutnya."

Post A Comment: